Tampilkan postingan dengan label Anda dan Dia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anda dan Dia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 April 2011

4 Siasat Percaya Diri Ketemu Mantan Kekasih

Tidak perlu cemburu lihat  mantan
Bertemu dengan mantan setelah hubungan berakhir mungkin kerap melahirkan ketidakpercayaan diri. Lantas, bagaimana cara menyiasatinya?

Ketika sebuah jalinan cinta kandas di tengah jalan biasanya tali kasih dengan pasangan pun ikut berakhir. Maka ketika sebuah pertemuan yang tanpa sengaja terjadi sebuah kecanggungan pun menguap. Namun apapun situsi pascahubungan Anda, kesempatan untuk bertemu memang selalu terbukat lebar.

Berikut beberapa strategi yang dapat membantu Anda untuk mengatasi kecanggungan tersebut, seperti diungkap Sheknows.

Bersikap tenang

Insting pertama Anda ketika mendapati mantan Anda telah memiliki seseorang mungkin panik. Tetapi hal terbaik untuk mengatasinya adalah menjaga ketenangan Anda semaksimal mungkin. Membiarkan diri tak tenang hanya membuat Anda berkubang pada kesalahan masa lalu. Solusinya segera telepon teman untuk menemani makan malam, sehingga Anda tidak sendirian berada di tempat tersebut. Bicarakan pula situasi dengan mereka untuk menghilangkan ketakutan dan kecanggungan pada diri Anda.

Jangan membuat perbandingan

Jika Anda mendengar tentang apa yang dia lakukan, tampaknya itu adalah ide terburuk yang dapat Anda lakukan. Jangan membandingkan diri Anda dengan wanita lain. Apakah dia yang memiliki fisik lebih indah dari Anda atau mantan yang sudah tak lagi bersamanya. Intinya, jangan membuat diri Anda stres tentang rincian kekasih barunya tersebut.

Jangan menguntitnya

Jika Anda dan mantan masih terhubung melalui jaringan sosial, sebaiknya tahanlah keinginan untuk  membuka profil halaman mantan Anda. Dengan mengintip profil pasangan hanya memunculkan api cemburu di hati Anda manakala melihat gambar dia sedang berduaan dengan pasangan barunya. Apalagi melihat mereka bersama-sama dalam beberapa pose mesra tentu hanya membuat “mood” Anda lebih buruk.

Jangan menghidupkan kembali perpisahan

Mendengar bahwa mantan telah menemukan kembali seseorang yang menggantikan posisi Anda di hatinya memang dapat mengirimkan sinyal buruk bagi Anda. Namun ketika Anda mendengarnya, cobalah untuk tidak menyiksa diri selepas putus darinya. Masih banyak hal yang dapat Anda lakukan berdua untuk sebuah relasi hubungan yang lebih baik bukan?

Sumber : lifestyle.okezone.com

10 Keampuhan Ungkapan "Aku Cinta Kamu"

Hanya tiga kata sederhana bisa bermakna seluruh dunia untuk seseorang. Seiring hubungan yang semakin matang, Anda mungkin mulai lupa untuk mengatakan "Aku mencintaimu" saat terjebak dalam rutinitas sehari-hari.

Mengatakan pada pasangan betapa Anda mencintainya akan membantu Anda mempertahankan ikatan dengannya dari waktu ke waktu. Gunakanlah ungkapan tersebut dengan bebas untuk menyatakan hal-hal berikut, seperti dilansir dari ModernMom.

Cinta

Tentu saja, alasan terbaik untuk mengatakan "Aku mencintaimu" adalah karena Anda benar-benar mencintai orang tersebut. Namun mungkin, Anda akan menemukan momen dalam hidup ketika Anda melontarkannya tanpa alasan tertentu.

Meyakinkannya

Mendengar kata-kata ini sering kali memungkinkan orang lain untuk merasa yakin bahwa Anda benar-benar mencintainya dan berpikir tentang dia, meskipun Anda mungkin terjebak dalam hal-hal lain. Jika Anda pergi terlalu lama tanpa dia mendengar bahwa Anda mencintainya, dia mungkin mulai khawatir dan berpikir bahwa Anda tidak lagi mencintainya.

Karena Anda bisa

Nyatakan cinta dengan bebas karena Anda tidak pernah tahu kapan Anda mungkin tidak memiliki kesempatan untuk melakukannya lagi.

Rasa aman

Mendengar kata-kata "Aku mencintaimu" bisa membuat seseorang merasa lebih aman dalam hubungan. Dia akan tahu perasaan Anda dan di mana dia berdiri.

Makin dekat

Akuilah, mungkin Anda berdua jarang berkumpul berdua. Mengingatkan pasangan bahwa Anda mencintainya bisa membantunya merasa lebih dekat dengan Anda,

Dapatkan balasan

Ketika Anda mengatakan "Aku mencintaimu", Anda akan mendengarnya kembali dari pasangan. Jika Anda sedang merasa kesepian dan jauh darinya, ucapkan kata-kata ini. Dijamin, Anda akan mendapatkannya kembali. Hal ini dapat membuat Anda merasa lebih baik tentang diri dan posisi Anda dalam hubungan.

Menyejukkan

Bila Anda sedang berselisih dengannya, kata "I love you" menjadi senjata ampuh untuk menyatakan bahwa Anda benar-benar mencintainya, meskipun sedang berdebat.

Perlindungan

Ketika pasangan dilanda stres, pikirannya akan menanggung beban berat. Datanglah padanya dan katakan "Aku mencintaimu" untuk Anda bisa melindunginya dan menunjukkan bahwa Anda selalu berada di sisinya.

Kebanggaan

Ketika pasangan mendapatkan sebuah prestasi, seperti promosi di tempat kerja, Anda tentu merasa bangga bahwa Anda adalah istrinya. Katakan kepadanya bahwa Anda mencintainya untuk menunjukkan rasa bangga itu.

Rayuan

Akuilah, kadang-kadang Anda mengatakan "Aku mencintaimu" karena ingin mendapatkan apa yang Anda inginkan. Alhasil, suami tidak bisa mengelak untuk mencuci piring, pergi ke toko pukul 03.00 untuk membeli es krim saat Anda ngidam, bahkan membunuh laba-laba besar di sudut kamar. Buatnya mungkin tidak menyenangkan, tetapi efektif untuk Anda. Jadi, jangan malu untuk menggunakan kata-kata ini.

Sumber : lifestyle.okezone.com

Minggu, 10 April 2011

Kompromi, Solusi Aman Atasi Masalah


Menjalin sebuah relasi hubungan memang takkan pernah luput dari berbagai masalah kehidupan yang kerap muncul. Namun meski kehadirannya seakan tak pernah surut, bukan berarti masalah tersebut tidak bisa diatasi. Dengan sedikit kompromi, permasalahan pun dapat teratasi.
 
Salah satu cara terbaik untuk menjaga hubungan Anda tetap pada jalurnya ketika dilanda masalah adalah menerapkan sistem kompromi. Cara ini tak hanya menciptakan keharmonisan bagi hubungan yang Anda bina, tapi juga menghindarkan Anda dari keributan yang parah. Lantas, bagaimana cara kompromi yang baik? Berikut ulasannya, seperti ditulis Sheknows.
 
Buat kesepakatan
 
Jika Anda dilanda kebuntuan ketika masalah menghadang di mana salah satu dari Anda tak bersedia untuk mengalah, buat saja sebuah kesepatakan. Pertimbangkan apa yang menjadi masalah perdebatan kemudian cari solusi yang bisa memenangkan ego dan memenuhi kebutuhan Anda berdua. Misalnya saja, menyoal mengurus anak-anak. Buatlah kesepakatan bahwa dia mendapat tugas untuk mengantar anak-anak selama sepekan penuh dan membuatkan makan malam untuk  mereka. Sebagai kompensasinya, dia akan mendapatkan libur satu minggu bebas dari tugasnya.
 
Tidak ada istilah menang dan kalah
 
Tidak peduli siapa yang paling banyak membuat kesalahan atau lalai terhadap sesuatu hal yang Anda ributkan. Namun, untuk menghindari argumen yang berlarut-larut dan tidak ada yang mau mengalah maka lakukan kronologi permasalahan dari awal. Dari grafik tersebut Anda berdua mendapatkan gambaran siapa sebenarnya yang menciptakan kesalahan terlebih dahulu. Siapapun yang nantinya bersalah, sebaiknya tidak saling menyudutkan. Sebaliknya, segera cari jalan tengah untuk menjembatani perbedaan pendapat tersebut.
 
Cari jalan tengah
 
Ketika salah satu dari Anda menyatakan ketidaksetujuan atas sebuah hal mungkin pihak lainnya pun akan merasa tidak puas. Itu adalah hal wajar. Namun ketimbang memelihara perseteruan berhari-hari dan terkesan membuang waktu, serta energi untuk berdebat tentang hal yang sama berulang kali, sebaiknya tetapkan sebuah solusi sebagai jalan tengah. Ingat, apapun hasil solusi yang disepakati sebaiknya jauhkan kesan “menang ataupun kalah” di antara Anda berdua. Tak seorang pun dari Anda berhak untuk menyabet label kemenangan atau kekalahan.
 
Sumber : liestyle.okezone.com

Sabtu, 09 April 2011

7 Tanda Anda dan Dia Punya "Chemistry"


Banyak orang menggambarkan chemistry sebagai perasaan nyambung dengan seseorang (tidak harus kekasih). Meskipun baru berjumpa, Anda merasa sudah lama mengenalnya. Namun, tanda-tanda chemistry tidak hanya itu. Tanpa Anda sadari, Anda telah menunjukkan gejala bahwa Anda "nyambung" dengan pria incaran Anda ini. Tanda-tandanya bahkan lebih halus daripada hal semacam itu.

Anda ingin tahu apakah Anda punya chemistry dengan si dia?  Amy Spencer, penulis buku Meeting Your Half-Orange: An Upbeat Guide to Using Dating Optimism to Find Your Perfect Match, membeberkan tujuh tanda bahwa Anda akan membangun hubungan yang baik dengan orang tersebut:

Anda menjadi kagok dan canggung
Anda jadi merasa canggung, lalu mengetuk-ngetukkan pensil ke meja atau mendenting-dentingkan gelas. "Ketika Anda memiliki chemistry yang serius, tubuh Anda meningkatkan produksi norepinephrine yang merupakan saraf-saraf penghubung," ungkap Helen Fisher, PhD, ahli anthropologi dari Rutgers University. Repotnya, hal ini malah membuat Anda canggung, tidak dapat mengkoordinasikan otak dan gerakan tangan, bahkan menimbulkan kecelakaan-kecelakaan kecil yang memalukan. Menurut Dr Fisher, ini pertanda baik. Sebab bila Anda tidak peduli bagaimana anggapan si dia tentang Anda, Anda pun tak akan memedulikan kekonyolan yang dilakukannya.

Anda jadi lebih mampu melihat secara detail
Sebelumnya, Anda tidak mengamati seseorang dengan begitu detail. Namun, mendadak Anda bisa melihat bagaimana kuku jari kelingking si dia terlihat terbelah, atau ada tahi lalat kecil di lehernya. Menurut Niko Tinbergen, seorang ahli ethologi Jerman dan pemenang Nobel, hal ini terjadi karena kadar dopamin meningkat dan membuat Anda mampu menandai Pesemua hal tersebut. Penandaan ini membuat Anda fokus pada satu orang dengan lebih jelas, dan mengamati detail paling nggak penting dari diri seseorang. Segala sesuatu jadi terlihat unik dan istimewa.

Anda jadi lebih kompromis
Chemistry yang sebenarnya membuat Anda lebih melunak daripada biasanya. Jangan kaget kalau Anda lalu jadi lebih kompromis dengan teman kencan Anda ini, dibandingkan dengan orang lain. Anda tidak keberatan meskipun harus berjalan kaki lebih jauh asalkan bersama-sama si dia. Mendadak Anda sepakat menonton film-film komedi slapstick yang sebelumnya tidak Anda sukai. Atau, mencoba makanan yang sebelumnya Anda hindari.

“Saat Anda jatuh cinta, Anda lebih mudah menyerahkan batasan-batasan Anda agar dapat menyatu bersama orang tersebut," papar Harville Hendrix, PhD, penulis buku Keeping the Love You Find.

Ruangan terlihat lebih terang daripada biasanya
Eckhard Hess, ahli biopsikologi dari University of Chicago mengatakan, ketika Anda melihat sesuatu, atau menatap seseorang yang menyebabkan perasaan menjadi positif, atau memancarkan minat khusus, pupil mata Anda melebar untuk menangkap lebih banyak gambaran tersebut. Alhasil, mata pun menangkap lebih banyak cahaya, dan ruangan pun jadi terlihat lebih terang.

Anda merasa lebih gelisah
Berulangkali mengelus lengan, menepuk-nepuk kaki, atau merasa gelisah selama kencan berlangsung, ternyata merupakan tanda baik: Anda memang menyukai pria ini. “Itu namanya gerakan perpindahan, yang Anda lakukan ketika Anda mencoba memutuskan apa yang harus Anda lakukan dengan diri Anda," jelas Dr Fisher. “Tahu kan, ketika seseorang tersenyum pada Anda, tapi Anda tak tahu pasti harus tersenyum balik atau mengalihkan wajah, lalu Anda memain-mainkan rambut.”
Hal ini terjadi karena otak mengalami over stimulasi, yang membuat Anda mengeluarkan energi berlebih dengan sedikit merapikan penampilan. Beberapa pakar lain mengatakan bahwa meraba-raba lengan atau kaki menunjukkan keinginan bawah sadar untuk menyentuh orang yang Anda hadapi.

Lupa makan
Ketika Anda merasa punya chemistry dengan seseorang, Anda begitu terpaku pada apa yang Anda bicarakan, sampai lupa menyentuh makanan yang dihidangkan di meja. Anda sama sekali tidak memikirkan makanan, dan hal ini bukan karena Anda merasa tegang. Penyebabnya adalah meningkatnya kadar dopamin, yang memicu perasaan menginginkan. "Kadar dopamin yang lebih tinggi memberi perasaan ringan, meningkatkan energi, dan merasakan suatu ekstasi minor. Dan Anda sama sekali tidak lapar!" kata Dr Fisher.

Anda merasa punya banyak kesamaan
Anda tidak merasakan nafsu terhadap pria ini, tetapi lebih tertarik dengan berbagai kesamaan antara Anda dan dia yang Anda temukan. Chemistry yang terjadi di tempat kerja, misalnya, menurut Dr Hendrix, disebabkan pusat emosi dalam sistem limbik di otak Anda mengenali karakter si dia, yang mirip dengan karakter orang yang mengasuh Anda waktu kecil. Sebagai contoh, Anda merasa nyaman dengan humor yang dilontarkan lawan bicara Anda, karena mirip dengan cara ayah Anda berinteraksi dengan Anda.
“Kesamaan yang intens ini memicu pelepasan dopamin, yang menimbulkan perasaan 'wow'," tukas Dr Hendrix. Saat perasaan itu muncul, Anda pun jadi makin terpikat padanya secara fisik.

Sumber : female.kompas.com

Jumat, 08 April 2011

5 Kesempurnaan Pria di Mata Wanita

Ingin menjadi pasangan yang berarti untuk si dia? Penuhi kebutuhan berikut ini agar sosok Anda sempurna di matanya.

Banyak pria merasa cukup kesulitan saat dia ingin menciptakan kesenangan bagi wanita.  Umumnya, selama ini mereka berpikir bahwa hal yang dapat menyenangkan wanita adalah memberikan mereka sejumlah hadiah berharga sebagai bentuk ekspresi cinta.

Padahal, untuk menciptakan kesenangan tersebut hanya butuh membuat kesan abadi di hatinya. Dan cara termudah untuk memenangkan hatinya adalah memberikan dia pemahaman mendalam. Selain itu sentuhlah sisi emosionalnya.

Wanita cenderung berkomunikasi dengan cara tidak langsung atau bersifat implisit, sementara pria cenderung eksplisit sehingga lebih memilih untuk melakukan semua hal dalam sebuah kesempatan.

Nah, untuk menjembataninya Anda perlu menemukan titik temu diantara kedua kebutuhan tersebut. Ada banyak cara untuk memperdalam hubungan Anda dengan wanita. Berikut panduannya seperti ditulis Times of  India.

Wanita menginginkan rasa aman dan kenyamanan

Ini bukan berarti bahwa Anda mesti menjadi body guard  yang melindunginya setiap waktu kemanapun dia pergi. Tapi yang perlu diingat adalah ciptakan selalu hal-hal menarik untuknya sehingga ia selalu merasa nyaman berada di sisi Anda. 

Wanita menginginkan pria yang subur dan percaya diri
Dengan kondisi itu, kaum hawa dapat melakukan berbagai hal dengan pasangannya saat di ranjang

Kepercayaan merupakan faktor paling penting

Oleh karena itu, jangan ragu untuk melakukan sedikit usaha ekstra terhadap pasangan Anda. Berilah dukungan dalam berbagai hal yang dilakukannya dan yakinlah selalu bahwa dia bisa melakukannya.

Menghormatinya

Secara umum, wanita lebih senang dengan pria yang bisa menghormatinya sehingga dia dapat memperlakukan pasangannya dengan layak dan lembut. Figur seperti ksatria sangat disukai wanita, misalnya membukakan pintu saat dia ingin masuk ke mobil.

Variasi adalah bumbu kehidupan, terutama hubungan

Jadi, jangan takut untuk mencoba sebuah aktifitas yang jauh dari rutinitas. Cobalah melakukan hubungan seksual yang berbeda dari biasanya baik menyoal tempat ataupun posisi yang dilakukan.

Eskpresikan perasaan dan emosi

Ini bukan hanya milik wanita. Anda pun perlu ekspresif dan vokal dalam memberikan perhatian untuknya.

Berilah perhatian sederhana seperti memberikan masukan tentang pakaian barunya yang sempurna atau bagaimana dia begitu cantik dengan potongan rambut barunya. Berikan perhatian tersebut tanpa menunggu dia untuk meminta pendapat Anda terlebih dahulu. Itu sangat membuatnya bahagia.

Sumber : lifestyle.okezone.com

Bagaimana Cara Terbaik Putuskan Hubungan Tanpa Status?

Namanya saja hubungan tanpa status, putusnya pun tak perlu berbelit-belit. Benarkah? Padahal kebanyakan pasangan kekasih menemukan kesulitan ini.

Putus cinta tetap saja sulit, meski Anda tidak benar-benar menempatkan urusan kencan dengannya sebagai prioritas. Sulit mengakhiri hubungan dengan seseorang ketika Anda hanya kencan dengannya sesekali saja.

Lantas, apakah lebih baik diam lalu menghilang daripada menyatakan putus pada si dia yang hanya kekasih tanpa status? Mari menimbang pro dan kontra dari kedua pilihan tersebut, seperti diulas HowAboutWe.

Diam dan menghilang

Anda memilih berhenti menelpon, menemui, dan juga mengirimkan pesan teks padanya. Sisi positifnya, Anda tidak perlu canggung mengatakan kepada seseorang bahwa Anda tidak ingin melihatnya lagi setelah kencan beberapa kali. Si dia pasti bisa menangkap petunjuk yang Anda sampaikan.

Sementara sisi negatifnya, Anda adalah orang yang pengecut dan pasti belum dewasa. Anda membuat si dia bertanya-tanya mengapa Anda pergi begitu saja; kapan dan di mana dia telah melakukan kekeliruan.

Putuskan langsung

Anda memintanya untuk bertemu di suatu tempat atau kalau tidak, Anda mengirimkan e-mail untuk menyatakan kata putus. Sisi positifnya, Anda cukup dewasa untuk mengakhiri semuanya. Ketegasan ini membuat Anda tidak perlu canggung saat bertemu dengan si dia yang tidak pernah Anda hubungi dan temui lagi. Anda punya harga diri di matanya.

Sedangkan sisi negatifnya, setiap orang tidak suka ditolak. Karena itu, menolak orang adalah hal yang sulit. Rasanya mungkin tidak nyaman dan akan membuat Anda menjadi orang yang menyebalkan, setidaknya untuk saat itu saja.

Solusi terbaik

1. Tunggu sampai dia menghubungi Anda. Jika tidak, maka Anda beruntung dan pilihan diam lalu menghilang adalah yang terbaik.

2. Jika dia menghubungi Anda setelah sekian lama menghilang, Anda harus merespons. Katakan sesuatu seperti, "Hubungan ini bukan apa yang saya cari sekarang" atau "Maaf, aku senang telah berkencan denganmu, tetapi aku tidak berpikir kita harus bertemu lagi."

Mungkin si dia tidak akan pernah menghubungi Anda lagi, atau memberikan jawaban hanya berupa, "Ok..." dan suasana menjadi kaku untuk sekian detik. Tapi kemudian, semuanya akan berakhir dan Anda tidak akan perlu merasa bersalah setiap kali bertemu dengannya. Tak perlu menjelaskan alasannya, karena dia pasti tidak mau mendengar. Cukup katakan dengan pendek, tapi tetap manis.

Sumber : lifestyle.okezone.com

10 Cara Pria Lupakan Mantan Kekasih

Anda pikir hanya perempuan yang kesulitan melupakan mantan kekasih? Pria juga sulit. Tetapi mereka punya tips dan trik untuk menghadapinya. Berikut adalah beberapa tips dari situs Askmen.com untuk para pria melupakan mantan kekasihnya. Mari kita intip dan bagi Anda yang merasa kesulitan menghadapi masa-masa sulit baru putus dari kekasih, bisa dicoba juga:

1. Turunkan dari posisinya
Umumnya, pasangan akan menaruh kekasihnya di titik tinggi. Tak sedikit yang menempatkan pasangannya di puncak prioritas, bahkan mengidolakan. Jadi, jika Anda sudah siap untuk meninggalkan si mantan, salah satu cara untuk melupakan si dia adalah dengan berhenti mengidolakannya. Berhenti menatap fotonya lamat-lamat, jangan secepat kilat menjawab atau mengangkat teleponnya. Samakan ringtone dari nomornya dengan ringtone umum di ponsel Anda. Terlebih lagi, jangan membuatnya menjadi orang paling spesial dengan mengutamakan kebutuhannya.

2. Tutup

Penting untuk akhirnya mencari "penutupan" dari hubungan Anda berdua. Jika Anda tak bisa menemukan kata-kata "penutupan" itu, tanyakan padanya inti permasalahan yang membuat hubungan itu harus berakhir. Minta ia untuk membuat keadaan lebih jelas. Ia harus bisa mengungkapkan, "Saya enggak pernah benar-benar mencintai kamu," atau, "Saya sekarang sudah tidak ada rasa dengan kamu," atau, "Kita enggak akan pernah balikan lagi." Kata-kata "penutupan" ini dibutuhkan orang yang tadinya tidak bisa menerima keputusan ini untuk bisa melanjutkan hidupnya.

3. Tidak menghubunginya lagi
Setelah mencapai ujung hubungan, Anda dan dia harus berhenti saling menghubungi. Jangan mencoba mencarinya saat keadaan sedang sulit atau butuh teman. Jangan mengirimnya email, jangan pula melakukan tindakan-tindakan untuk membuatnya merasa diingini lagi. Ia akan mencari Anda jika ia memang benar-benar membutuhkan Anda. Jika Anda sudah berusaha mendapatkannya kembali dan ia tidak membalas dengan upaya untuk kembali kepada Anda, itu adalah tanda yang jelas: Anda harus terus maju.

4. Pelampiasan
Pelampiasan bukan berarti hal buruk. Pelampiasan yang bisa Anda lakukan untuk kebaikan diri Anda adalah dengan menuliskan apa yang Anda rasakan, pikiran negatif Anda, dan rasa sedih yang Anda rasa ke atas kertas. Lalu, setelah semua tertuang, bakar kertas itu. Jangan mengirimkan kertas itu ke dia, karena Anda hanya akan menyesal. Ia mungkin akan menunjukkannya ke kekasih baru atau teman dekatnya, dan mereka bisa saja menertawakan surat Anda itu.

5. Hindari teman-teman dan tempat nongkrongnya
Jangan mendekati teritorinya. Anda tidak akan diterima dengan seramah dulu. Carilah tempat nongkrong baru untuk beberapa bulan ke depan, dan kalau perlu, cari teman-teman baru. Jika ada teman-teman Anda yang masih menghubungi si mantan, kalau perlu hindari mereka juga untuk sementara. Setelah beberapa waktu, hati Anda pun mulai tenang, barulah kembali jalani kehidupan Anda seperti dulu, dan ini berarti berkoneksi dengan teman-teman lama.

6. Buang segala hal yang mengingatkan Anda akan dirinya
Tak perlu membakar segala hal yang berhubungan dengan dia, tetapi hal-hal yang mengingatkan akan dirinya, seperti foto, hadiah, baju, surat, dan email yang berhubungan dengannya perlu segera dijauhkan, setidaknya bersih dari jarak pandang Anda. Intinya, singkirkan segala yang mengingatkan Anda akan dia sesegera mungkin

7. Jangan meminta barang Anda kembali
Jika barang itu bukan hal yang sangat-sangat berharga tinggi, seperti cincin berlian atau sejenisnya, sebaiknya tak usah meminta barang-barang itu kembali. DVD lama, baju Anda, apa pun itu, biarkan sajalah. Jika barang itu tidak sebanding dengan rasa sakit yang Anda alami ketika melihatnya, biarkan saja. Jangan tukar harga diri Anda dengan barang-barang seperti itu.

8. Nongkrong dengan sahabat Anda
Sejak Anda berpacaran dengan dia, kemungkinan terbesar Anda jadi jarang nongkrong bareng teman-teman, kan? Nah, sekarang saatnya bersenang-senang dengan teman-teman.

9. Melatih kebebasan
Saat masih bersama si dia, bisa jadi ada banyak aturan yang perlu dijalani. Patokan-patokan yang harus disepakati bersama, atau mungkin sepihak dan harus Anda turuti. Sekarang, saat Anda sendiri, banyak hal dan waktu yang bisa Anda gunakan untuk diri sendiri. Mau travelling ke tempat-tempat yang ia tak suka tapi Anda sukai? Silakan! Pergi spa? Boleh. Tidur sampai siang di akhir pekan? Bisa. Hm, lebih baik lagi jika Anda melakukan kegiatan akhir minggu yang biasa Anda gunakan bersamanya untuk menambah kepercayaan diri, seperti berlatih kick boxing atau Pilates. Hingga saat Anda bertemu dia lagi, Anda sudah memiliki tubuh yang indah dan membuat dia menyesal. Plus, latihan fisik bisa melepaskan marah dan melepaskan stres.

10. Ingat hal-hal buruk
Jika Anda merasa sendu dan kenangan-kenangan lama itu datang, alihkan ke hal-hal buruk, seperti saat-saat kalian bertengkar. Ingat betapa menyebalkannya ia membuat Anda harus menunggu di halte pinggir jalan berjam-jam atau saat ia tak mau mengalah saat memilih tempat kencan, dan lainnya.

Bonus: Dekati orang yang ia cemburui
Ingat rekan sekantor Anda yang si mantan sempat cemburui? Kalau diperhatikan, jika si dia sempat merasa cemburu, berarti ada yang istimewa dari orang itu. Sekarang kan Anda sudah bukan kekasihnya, berarti boleh dong memerhatikan rekan kerja itu?

Sumber : female.kompas.com

5 Alasan Cinta Membuat Anda Lebih Pintar

Ternyata, bukan cuma bermain games atau puzzle yang bisa menajamkan otak Anda. Melalui beberapa penelitian, terbukti bahwa memiliki pasangan atau suami juga bisa membuat Anda lebih cerdas. Meskipun proses dan hasilnya mungkin tidak akan Anda sadari, tidak ada salahnya Anda mengusahakan lima taktik berikut untuk membuat Anda dan pasangan bertambah pintar.

1. Menikahi pria yang lebih cerdas daripada Anda
Seattle Longitudinal Study melakukan suatu penelitian terhadap 169 pasangan dalam tujuh interval, antara tahun 1956 dan1984. Terlihat bahwa hubungan yang paling stabil terjadi pada pasangan yang memiliki kemiripan kecerdasan, sikap yang fleksibel, tanggungjawab sosial, dan tingkat pendidikan. Para peneliti juga mendapati bahwa setelah 14 tahun bersama, pasangan  dengan pemahaman yang lebih baik tentang makna lisan dan kefasihan kata telah membuat pasangan yang "kurang cerdas" menjadi setara dengan mereka.

2. Anda sangat sering berpegangan tangan
Kehangatan dan kedekatan penting diupayakan oleh pasangan, dan berpegangan tangan dapat menghindarkan Anda dari stres. Dalam sebuah studi ditemukan bahwa ketika perempuan menikah diberitahu bahwa mereka akan menerima kejutan listrik, hanya menggenggam tangan suami  ternyata dapat meminimalisasi respons otak terhadap ancaman tersebut. Anda yang terlibat dalam hubungan yang dalam akan mengalami pengurangan cukup besar pada aktivitas otak yang berkaitan dengan stres.

3. Berciuman setidaknya satu kali sehari
Sentuhan yang intim memicu pelepasan hormon perlekatan (oksitosin), dan menurunkan kadar hormon stres, kortisol. Para peneliti juga mengatakan bahwa ketika kita berciuman, kita mengaktifkan hampir separuh saraf-saraf di tengkorak kepala yang memengaruhi fungsi otak besar. Semua informasi sensorik dari sebuah ciuman, seperti aroma dan kehangatan kulit pasangan, rasa dan nuansa lembut bibirnya, akan dikirimkan ke otak, akan menggembirakan saraf-saraf Anda, dan mendorong koneksi-koneksi baru di antara saraf-saraf tersebut.

4. Meletakkan foto pasangan di meja kerja
Pemetaan otak menunjukkan bahwa menatap foto orang tercinta, khususnya yang hubungannya masih baru berjalan, akan mengaktifkan bagian dari otak yang dikaitkan dengan kesenangan dan penghargaan, begitu pula perhatian dan motivasi. Anda bisa merasakan kondisi "high" hanya dengan memandangi foto kekasih baru Anda ini. Ketika Anda sedang berbunga-bunga, Anda mengaktifkan bagian otak yang juga berperan dalam kesenangan ini, mendorong Anda untuk mencari waktu dan merencanakan kegiatan bersama.

5. Anda menghabiskan waktu bersama
Menurut sebuah studi, tekanan darah rata-rata akan menjadi lebih rendah ketika seseorang menghabiskan waktu dengan pasangannya, daripada ketika ia sedang sendiri atau dengan orang lain. Meskipun Anda berdua tidak saling berbicara, hanya berduaan di ruangan yang sama sambil membaca, menonton TV, browsing internet, atau mengerjakan puzzle, kondisi tekanan darah normal ini juga terjaga.

Sumber : female.kompas.com

6 Hal Perusak Romantisme

Menjaga hubungan tetap penuh asmara dan berbunga-bunga memang bukan hal yang mudah. Ada banyak faktor yang bisa merusak kisah cinta yang berawal penuh bunga. Ketahui faktornya, hindari, dan upayakan agar hubungan Anda tetap penuh cinta. Berikut hal-hal yang bisa mengubah momen romantis menjadi basi:

1. Ketergantungan pada dunia maya

Memang sekarang zaman digital. Segalanya bisa dicari tahu lewat dunia maya. Namun, itu bukan berarti Anda atau dia harus terus terkoneksi dengan dunia maya. Bagaimana caranya menjalin hubungan jika salah satunya hanya ada dalam bentuk fisik dan duduk bersebelahan, tetapi pikirannya tidak ada di sana? Saat Anda dan dia sedang bersama (jarang-jarang ada waktu untuk bertemu), upayakan untuk bisa ada di sana. Simpan dulu telepon seluler, laptop, video game, atau iPad Anda. Berbincanglah secara langsung. Nikmati segala bentuk yang Anda bisa terima dari interaksi itu. Entah menyentuh tangan, memandang senyum tersipunya, mengelus lembut jari dia di rambut Anda, apa pun itu, nikmati dan berikan perhatian penuh Anda untuk dia (termasuk mendengarkan dan tidak menguap saat dia berbicara).

2. Malas merapikan diri
Ya, sebagian pria mengatakan mereka hanya tertarik pada wanita yang cantik alami, tanpa banyak polesan, dan sebagainya. Namun pada kenyataannya, terlalu alami (dengan minyak alami berlebih pada wajah, keringat menempel, bau badan alami), bisa jadi tidak menyenangkan untuk dipandang (atau dicium) juga. Memastikan diri Anda rapi dan berada dalam kondisi terbaik akan menjadi sanjungan pula untuk dirinya bahwa Anda mengambil waktu (secukupnya) untuk tampil cantik, rapi, dan bersih di hadapan dia.

3. "Permantanan"
Yang judulnya "mantan" sudah jelas bukan hal menyenangkan untuk dibahas. Bagi sebagian yang punya trauma tertentu, menceritakan dan harus mengungkit memori itu bukan hal yang mengenakkan. Bagi yang mendengarkan, meski penasaran, tetap saja akan memberi kesan tersendiri. Meski ungkapannya berupa kalimat-kalimat menjelekkan mantan dan menyanjung pacar yang sekarang, tetap saja itu bukan hal yang bijak. Jadikan yang di belakang sebagai pelajaran. Ungkap saja pelajaran yang Anda ambil dari hal lalu itu, tidak usah diungkit detailnya.

4. Uang
Membicarakan masalah uang saat lagi berduaan atau berkencan sudah jelas pembunuh romantisme. Bayangkan, si dia berkata, "Aku harap kamu suka makan malam di sini. Harga makanan kita ini setengah gajiku, nih!" Atau, "Inginnya belikan kamu selusin mawar, tetapi aku cuma bisa beli satu." Kok, rasanya jadi perhitungan, ya? Membicarakan masalah keuangan sebelum melangkah ke pernikahan memang hal yang penting, tetapi bukan saat sedang berusaha membangun suasana romantis.

5. Teralihkan
Saat Anda dan dia sedang berada dalam momen romantis, usahakan untuk tetap ada di wilayah itu. Biarkan hal-hal lain yang tidak penting berlalu. Biarkan saja jika pasangan di meja sebelah sedang bertengkar atau ada artis makan di restoran yang sama. Saat Anda dan dia sedang membangun momen romantis, teruskan, kecuali memang ada kejadian sangat luar biasa yang membahayakan, seperti gempa bumi.

6. Bercanda yang merendahkan diri
Memang bercanda dengan merendahkan diri bukan hal yang ditabukan. Kadang kita butuh juga meledek diri untuk membuat suasana cair. Namun saat suasana romantis, hindari bercanda mengenai hal-hal memalukan tentang diri Anda. Di pikirannya bisa timbul hal yang kurang baik tentang Anda. Lama-lama, dia bisa ilfeel.

Sumber : female.kompas.com

Kalau Sudah Cinta, Semua Masalah Ada Solusinya?

Cinta itu segalanya. Dengan cinta, pasangan bisa mengatasi berbagai gesekan dalam hubungannya. Pandangan yang mungkin terkesan kuno ini bukan sekadar romantisme picisan. Cinta nyatanya memang punya kekuatan, karena cinta adalah bentuk penerimaan, kepedulian, romantisme, ikatan emosi, spiritual, saling berbagi yang hadir dalam sebuah hubungan berpasangan.

Butuh bukti? Saat konseling pranikah, pembahasan mengenai cinta lebih penting dan menjadi prioritas. Selanjutnya seks dan cara pasangan mengatur keuangan menjadi isu berikutnya. Mengapa? Karena pemahaman mengenai penerimaan, rasa peduli, romantisme inilah yang akan menguatkan pasangan suami istri dalam menjalani kehidupan rumah tangga nantinya. Setiap pasutri akan mengalami friksi, dan dengan pemahaman mengenai pentingnya cinta dalam relasi berpasangan akan menguatkan hubungan keduanya.

"Friksi dalam relasi pasangan menikah tetap ada, namun ada dasar yang pasangan pegang, ada sesuatu yang indah dan harus dipertahankan. Dengan memahami arti cinta saat konseling pranikah, saat menikah, pasangan bisa menikmati dan menjalankan pernikahan, dengan berbagai masalah yang datang," jelas dr Heru Oentoeng, SpAnd, dokter spesialis andrologi, saat bincang-bincang di Klinik Angsamerah mengenai "Sex, Love and Human Brain", Jumat (11/2/2011) lalu.

Contoh sederhana lain bisa menyontek film No Strings Attached mengenai hubungan teman tapi mesra (TTM) yang dijalani Adam (diperankan oleh Ashton Kucther) dan Emma (Natalie Portman). Pada akhirnya hubungan mereka berujung pada komitmen karena muncul cinta pada keduanya. Kisah ini memang hanya di film drama komedi, namun bukan berarti tak bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Boleh jadi Anda mengalami sendiri dalam kehidupan nyata.

Pada awalnya, seks menjadi penyatu hubungan perempuan dan laki-laki ini, namun pada akhirnya keduanya membutuhkan afeksi, bukan sekadar hubungan fisik. Keinginan saling menatap, memeluk, dan mengungkapkan perasaan menjadi kebutuhan. Kisah ini menjadi bukti perempuan dan laki-laki bisa menikmati seks tanpa cinta, namun akhirnya menyerah pada kekuatan cinta yang akan bertahan selamanya daripada sekadar kepuasan fisik.

Masih butuh bukti? Perhatikan saja bagaimana pasangan tetap bertahan meski salah satunya sakit bahkan lumpuh. Episode "Atas Nama Cinta" di Kick Andy beberapa waktu lalu menggambarkan bagaimana kekuatan cinta membuat pasangan menikah bertahan. Pernikahan adalah perjanjian untuk hidup bersama, saling menjaga atas nama cinta, termasuk bertahan ketika salah satu pasangan harus menerima kenyataan sakit berkepanjangan.

Pesan inilah yang ingin disampaikan acara bincang-bincang yang mendatangkan pasangan yang bertahan karena cinta. Seperti kekuatan Tari Menayang merawat suaminya, Victor Menayang, yang terserang stroke sejak 2005, dan belum pulih kesadarannya hingga kini. Begitupun dengan Tamy  Ferrasta,  istri  dari  presenter  Ferrasta  Soebardi alias Pepeng.  Sejak 2005 Pepeng terserang  penyakit  multiple schlerosis,  sebuah penyakit  yang  menggerogoti  saraf  pusat  dan  melumpuhkan  badan. Alhasil enam tahun terakhir Pepeng  menghabiskan waktunya  di  tempat tidur. Kedua perempuan ini, dengan cintanya, mendedikasikan waktu  untuk  merawat  sang suami. Relasi berpasangan yang dibangun dengan fondasi kuat sebelum pasangan sakit menjadi kekuatan dalam menjalani kehidupan yang tidak biasa ini.

Pakar penyembuhan holistik dan praktisi yoga, Martine Cassagrande, menjelaskan pasangan bisa memandu otak menghadirkan cinta dalam hubungannya. Caranya dengan mengusahakan menjadi lebih baik lagi, menerima apa yang ada, dan melakukan perubahan.

"Anda yang mengontrol semuanya, dengan menerima dan melakukan perubahan agar hubungan lebih baik lagi," jelas Martine. Sikap menerima pasangan menurutnya menjadi penting, karena meski menikah, baik suami maupun istri, bagaimanapun adalah individu yang berbeda.

Membangun perasaan cinta juga membutuhkan strategi, lanjutnya. Kiatnya, pasangan perlu saling mendengarkan, saling mengenali, dan menerima kepribadian masing-masing yang berbeda. Bahkan, hubungan cinta pun dibangun dengan negosiasi termasuk bernegosiasi dengan diri sendiri.

"Maafkan pasangan jika tak melakukan apa yang Anda inginkan. Suami tak harus selalu melakukan cara Anda, begitupun sebaliknya. Katakan kepada diri sendiri bahwa pasangan menyintai Anda meski dia tak melakukan apa yang Anda mau," papar Martine. Memaafkan pasangan, meyakini bahkan mengatakan pada diri sendiri bahwa pasangan menyintai Anda saat si dia tak pernah mengungkapkan cinta, juga menjadi bentuk negosiasi lainnya.

"Jika Anda berhasil menjalani hubungan, dengan saling mendengatkan, Anda akan menikmati hubungan berpasangan yang menenangkan," lanjutnya.

Sumber : female.kompas.com

Cari Jodoh dari Urutan Lahirnya!


Banyak orang sering mengatakan bahwa anak sulung punya karakter memimpin, tapi juga egois, sedangkan anak bungsu manja, dan sebagainya. Karakter yang dipengaruhi oleh urutan lahir ini diyakini sudah terbentuk sejak anak berusia enam tahun.

Ternyata, urutan lahir seseorang tidak hanya memengaruhi karakter kita, tetapi juga karier dan relasinya dengan pasangan. Dan, menurut para psikolog, mengetahui urutan lahir pria incaran Anda di antara saudara-saudaranya bisa menjadi cara yang lebih cepat untuk mengetahui apakah Anda memang berjodoh.

Coba Anda tanyakan (sebelum hubungan terjalin terlalu jauh), apakah ia anak sulung atau bungsu? Apakah ia anak tengah -entah itu nomor dua atau tiga dari empat bersaudara- ataukah ia anak tunggal?

Setiap urutan lahir ini memiliki karakteristik yang spesifik, dan bisa diterapkan untuk menjalani hubungan Anda dengan si dia. Sebagai contoh, psikolog klinis Linda Blair mengatakan, jika si dia anak bungsu sedangkan Anda anak sulung, kemungkinan hubungan Anda akan berjalan sangat baik. Tetapi jika Anda berdua anak tunggal, bisa jadi akan timbul masalah. Kedengarannya terlalu sederhana, namun memang demikianlah hasil penelitian sejumlah studi psikologis yang menunjukkan bahwa posisi lahir memiliki pengaruh kuat pada karakter.

Meskipun begitu, menurut penulis buku Birth Order: What Your Position In The Family Really Tells You About Your Character ini, urutan lahir hanya merupakan salah satu potongan penting dari sebuah puzzle. Karakter seseorang juga akan dipengaruhi oleh peristiwa-peristiwa lain yang terjadi dalam hidup anak, misalnya perceraian orangtua, atau kekerasan dalam rumah tangga, atau hidup berpindah-pindah mengikuti tugas orangtua.

Mengetahui urutan lahir pasangan akan membantu Anda memprediksi kesulitan atau kemudahan yang akan Anda hadapi saat membina hubungan. Anda ingin tahu bagaimana urutan lahir seseorang yang mungkin cocok dengan urutan lahir Anda?

Ia sulung dan Anda bungsu
Ungkapan yang mengatakan bahwa "berbeda itu menarik" bisa menjadi pertanda awalnya, karena sulung seringkali merupakan pasangan tepat untuk bungsu. Bahkan, Blair mengatakan bahwa pilihan terbaik untuk kebanyakan anak bungsu adalah anak sulung.

Salah satu alasannya adalah sulung biasanya teratur dan senang memerhatikan. Sedangkan bungsu kerapkali tergantung pada orang lain, juga cenderung tidak teratur. Dalam hubungan dengan pasangan, si sulung menginginkan seseorang yang bisa dicintai dan dilindungi, sedangkan si bungsu mendambakan seseorang yang bisa menyayanginya. Sifat pembangkang anak bontot juga akan menyenangkan si sulung yang cenderung patuh pada peraturan, dan seringkali menikmati perilaku si bungsu yang senang mengambil risiko.

Meski begitu, bungsu yang sangat menjunjung keyakinannya mungkin akan bertentangan dengan tipe sulung konvensional yang berkeras untuk mematuhi tata cara yang seharusnya.

Anda dan dia sulung
Pertemuan dua anak sulung boleh dibilang akan paling sulit. Jika Anda berdua sama-sama kompetitif, konflik akan terjadi bila salah satu ingin mengatur. Pasangan yang sama-sama sulung hanya akan bisa bekerjasama dengan baik bila salah satu menghargai karakter pasangannya, dan hanya satu yang ingin mengekspresikan hasratnya untuk memimpin dan mendominasi.

Si dia sulung, dan Anda anak tunggal
Kombinasi ini tidak akan mudah berselisih. Si sulung mungkin akan sensitif terhadap kebutuhan emosional si tunggal. Namun sulung juga cenderung akan menantang si tunggal untuk menyerah, dan hal ini bisa mengarah ke persaingan yang tidak menyenangkan.

Si dia anak tengah, dan Anda sulung/bungsu
Pada dasarnya, anak tengah bisa mendapatkan hubungan yang sukses dengan pasangan dengan urutan lahir mana saja. Hal ini disebabkan anak tengah sudah terbiasa menjadi penengah untuk konflik di antara saudara-saudaranya, dan berkompromi untuk yang lain, sehingga anak tengah cenderung mudah untuk diajak kerjasama.

Anak tengah yang juga rela membiarkan orang lain memegang kendali akan mentoleransi kebutuhan si bungsu untuk menjadi pusat perhatian. Anak tengah juga cenderung akan menyetujui  petualangan apapun yang diinginkan si sulung, atau untuk ide yang tidak lazim  untuk menjalani kehidupan.

Meski begitu, sifat lunak anak tengah juga bisa menimbulkan masalah. Jika mereka tidak pernah memerjuangkan diri mereka, atau memegang kendali, mungkin saja pasangannya akan kehilangan respek. Pasangan mereka juga akan mulai mengambil keuntungan dari sikap pengertian si tengah. Si tengah juga akan merasa kebutuhannya diabaikan (yang karena karakternya biasanya tak akan mengungkapkan ketidakpuasannya), terutama jika pasangannya adalah sulung.

Anda dan dia anak tengah
Pasangan yang sama-sama anak tengah juga akan memiliki hubungan yang harmonis. Namun, Anda perlu hati-hati. Jika Anda berdua sama-sama cenderung ingin mendahulukan harapan pasangan, ada kemungkinan Anda mengalami kesulitan untuk membuat keputusan mengenai apapun bersama-sama.

Anak tengah dan anak tunggal
Kombinasi ini juga cukup baik. Anak tunggal mungkin ingin mengambil kendali, dan si tengah yang kompromis akan senang-senang saja mengikutinya. Sisi negatifnya, anak tengah yang punya pasangan anak tunggal bisa merasa berada di bawah bayang-bayang pasangannya, dan mereka seringkali tidak mampu mengenali mengapa mereka merasakan hal tersebut. Bila dibiarkan, hal ini bisa menimbulkan depresi bagi si tengah. Karena itu, penting bagi kedua belah pihak untuk membicarakan rencana dan ide-ide secara rutin, dan memastikan keputusan yang diambil baik untuk mereka.

Anda dan dia sama-sama bungsu
Di luar dugaan, pasangan yang sama-sama bungsu ternyata bisa membentuk relasi yang sangat kreatif. Hanya saja, pasangan bungsu mungkin akan kesulitan merencanakan sesuatu sebelumnya, dan sulit memastikan bahwa hal-hal duniawi dalam kehidupan mereka sudah terpenuhi. Bila kesulitan ini dibiarkan terjadi, bukan tak mungkin mereka akan sering cekcok.

Anak bungsu dan anak tunggal
Pasangan ini pun bisa berjalan harmonis. Anak tunggal yang biasanya bijaksana dan hati-hati, sering mengambil kendali atas pasangan mereka yang tidak begitu teratur. Sedangkan si bungsu akan memperkenalkan rasa kreativitas dan petualangan dalam hubungan mereka.

Anda dan dia sama-sama tunggal
Nah, inilah pasangan yang paling sulit menjalani hubungan. Masing-masing pihak relatif tidak berpengalaman dalam membina hubungan yang sejajar, dan menangkap kebutuhan emosional pasangannya. Jadi, potensi terjadinya salah pengertian akan cukup besar. Kedua pihak mungkin ingin mengatur yang lain, dan masing-masing juga akan sulit menerima pengarahan dari pasangannya. Jika keduanya sama-sama berkeras untuk memerjuangkan keinginannya, tidak akan ada yang bisa mengerem yang lain, atau mundur sejenak untuk memberi kesempatan pasangannya mengambil alih.

Sumber : female.kompas.com

Cara Bicara Cinta Tanpa Kata-Kata

Jangan pernah menyepelekan ekspresi cinta. Jika pun Anda tidak tahu cara mengungkapkan cinta, kebiasaan baik ini bisa dilatih dan diupayakan. Tujuannya agar hubungan cinta dengan pasangan tetap hangat dan membuat pasangan merasa dicintai.

Psikiater dari klinik Angsamerah, dr Eka Viora, SpKJ, menjelaskan ungkapan cinta kepada pasangan bisa disampaikan melalui kata maupun perilaku. Jika cinta ibarat nyala api, ungkapan cinta adalah bahan bakar yang membuat nyala api ini tetap terjaga dan tidak akan meredup.

Mengungkapkan cinta kepada pasangan menikah menjadi penting, kata dr Eka, karena jika hubungan berpasangan minim ungkapan cinta dampaknya meluas ke diri pasangan maupun ke hubungan itu sendiri. Jika pasangan tak bisa menangkap keinginan atau kebutuhan pasangan mengenai pernyataan cinta, pasangan akan mencarinya di tempat lain. Tidak adanya ungkapan cinta dalam hubungan pasangan menikah, dalam waktu panjang, juga memicu perceraian bahkan percobaan bunuh diri.

"Kalau tidak ada intervensi, salah satunya dengan berkonsultasi, masalah hubungan berpasangan akan berujung pada perceraian. Bahkan ada pasien yang datang karena memendam masalah sekian lama. Pada usia 66 tahun, perempuan ini datang konsultasi dengan masalah hubungan pernikahan yang disebabkan kurangnya ungkapan kasih sayang dari pasangannya. Ia bahkan sudah melakukan percobaan bunuh diri karena masalah yang dialaminya," jelas dr Eka, usai talkshow bertema "Mengungkapkan Cinta pada Pasangan dan Anak" yang diadakan Kompas Female dan klinik Angsamerah di Supermal Karawaci, Tangerang, Minggu (13/2/2011) lalu.

Kalau Anda merasakan masalah serupa, merasa kurang dicintai karena minimnya ungkapan cinta, jangan menyerah. Anda dan pasangan masih bisa mengupayakan kehangatan hubungan. Toleransi menjadi kunci utamanya, memahami pasangan dengan melihat kembali pola asuh di keluarganya. Karena menurut dr Eka, anak yang tumbuh dengan minim ungkapan cinta cenderung tidak sensitif terhadap orang lain dan tumbuh menjadi pribadi yang sulit mengungkapkan cinta.

Anda juga tak harus menuntut pasangan mengungkapkan cinta, namun lebih kepada mencari solusi bersama. Cara paling sederhana, mulailah dengan membuat catatan kecil mengenai perasaan cinta kepada pasangan, atau berikan kejutan cinta apapun bentuknya. Belajarlah berlatih mengungkapkan cinta secara verbal secara bertahap bersama pasangan, saran dr Eka.

Ada beberapa cara lain untuk mengatakan "Aku menyintaimu" tanpa kata-kata. Tujuannya untuk menciptakan kehangatan dan kenyamanan karena dia merasa dicintai Anda. Coba saja praktekkan cara dari dr Eka ini:
* Genggam tangan pasangan, ini menunjukkan bahwa kita selalu ingin dekat dengannya. Kontak tangan berbicara tentang kehangatan dan persatuan.
* Rangkul dan peluk pasangan, karena transmisi panas memeluk akan berbicara tentang perlindungan.
* Tatap mata pasangan saat berbicara dengannya, karena dengan mempertahankan kontak mata ketika berkomunikasi, dia akan merasakan adanya ketulusan dan rasa percaya.
* Jangan ragu memberikan ciuman sepanjang waktu, pagi, siang, sore, malam hari. Ciuman juga bisa dikonversikan sebagai kebiasaan sehari-hari. Bukan hanya ciuman erotis tetapi lebih kepada ciuman lembut di pipi, dahi, tangan, mata, dan bahunya. Pasangan akan merasa dicintai sepanjang hari dengan cara ini.
* Peka terhadap pasangan yang sibuk seharian. Saat pasangan sibuk, berikan perhatian kepadanya. Hadiahkan pijatan lembut di pundak, punggung, atau kaki. Hadiah dari Anda membuat pasangan lebih rileks dan membantunya mengurangi stres.
* Berikan kejutan dengan catatan cinta, puisi cinta, bunga, atau makan malam romantis, tuliskan sesuatu melalui akun jejaring sosialnya, atau ciptakan perjalanan yang tak pernah diduganya namun begitu didambanya.

Laki-laki umumnya lebih sulit mengungkapkan cinta, namun kondisi ini bisa berubah jika Anda dan pasangan mau mengubahnya untuk menciptakan hubungan yang jauh lebih hangat dan sehat.

Sumber : female.kompas.com

Alasan-alasan Perempuan Berselingkuh

Suami yang berselingkuh sudah cukup banyak, tetapi istri yang berselingkuh juga tidak sedikit. Menurut sebuah studi yang dilangsungkan oleh Coffee and Company, sebuah biro pernikahan di Inggris, dari sekitar 3 ribu responden wanita, setidaknya 20 persen perempuan mengaku berselingkuh. Sementara studi yang dilangsungkan situs askmen.com menemukan 5 persen wanita pernah atau sedang berselingkuh dari pasangannya, sementara kurang dari 3 persen pria mengakui pernah atau sedang berselingkuh. Mengapa wanita berselingkuh? Berikut ini alasan-alasannya:

Balas dendam
Menurut ahli hubungan, Seth Meyers, Psy.D, psikolog asal Los Angeles dan pengarang dr Seth's Love Prescription, pria memiliki kognitif untuk setia sama seperti wanita. Namun, hal ini tidak menghentikan wanita untuk berselingkuh. Malahan, ada sebagian wanita yang merasa ingin balas dendam jika pasangannya berselingkuh. Pria tidak emosional, jadi biasanya mereka tidak bisa merasakan sakit yang sama kecuali ia merasakan sendiri sakitnya, begitu tutur Bonnie Weil, Ph.D., penulis Adultery: The Forgivable Sin. Wanita merasa berselingkuh adalah cara untuk menyamakan kedudukan.

Mencari peningkatan adrenalin
Sebuah perselingkuhan adalah pengalaman yang melawan rutinitas, mendebarkan, dan bahkan ada yang mengatakan, sebuah pelepasan stres. Seorang perempuan berselingkuh kadang hanya ingin mendapatkan kesenangan untuk memiliki lebih dari 1 pria yang mencintainya. Umumnya, seorang istri akan mencoba menjelaskan dan memberi tahu suaminya bahwa ada masalah dalam hubungan merea. Jika si suami tak berhasil membantu mengatasi masalah hubungan itu, atau hanya menanggapi sekilas, si istri baru kemudian berselingkuh karena merasa ia tak memiliki pilihan lain.

Dorongan ego
Siapa yang tak mau dipuja dan dipuji? Umumnya, pria selingkuhan akan berusaha membuat si perempuan merasa sangat hebat dengan segala kata-kata dan pujian untuk membuatnya merasa seksi dan menakjubkan tidak seperti apa yang dilakukan oleh pasangannya yang sekarang. Berselingkuh seringkali terjadi pada hubungan yang membuat si istri tidak merasa terhubung secara emosional dengan pasangan yang sekarang.

Jika seorang istri merasa terabaikan atau merasa disia-siakan oleh suaminya, ia akan menjadi rapuh dan dengan mudahnya berlari ke perselingkuhan, baik emosional atau fisik, seorang pria yang membuatnya merasa spesial dan diinginkan. Saat hubungan menegang antara 2 pasangan sudah pasti masing-masing akan berusaha menyakiti ego, dan hal ini akan membuka pintu terhadap masalah.

Untuk mencari hubungan cinta
Hubungan yang sudah berlangsung lama sangat berbeda dari hubungan yang baru dimulai. Aliran kimiawi penuh cinta akan makin terhilang semakin lama hubungan itu terjalin. Penurunan rasa cinta itu tidak bisa dipungkiri, dan bisa terjadi, tetapi bisa dibuat tetap hangat. Penting untuk menjaga dan menjaga kimia tersebut tetap menyala meski hubungan cinta sudah lama terjalin. Misal, dengan melakukan ciuman 30 detik dan peluk 20 detik, yang bisa meningkatkan level endorphin. Konflik menciptakan gairah, sebuah pernikahan yang terlalu "adem-ayem", jarang adu pendapat, jarang adu argumen, jarang keluarkan isi hati, justru bisa mengarah ke perselingkuhan dari salah satu. Tentu bukan berarti konflik itu harus berlaku setiap hari dan setiap saat.

Ingin ketahuan
Kebanyakan perempuan melihat perselingkuhan sebagai sebuah lubang pelarian, khususnya para istri yang sudah punya anak. Jika ia sudah memiliki anak, akan sulit untuk seorang perempuan meninggalkan suaminya tanpa rasa bersalah. Tetapi perasaan bersalah itu akan berkurang jika bukan ia yang memulai perpisahan itu. Alhasil, si istri akan mencari cara mengurangi stres dan rasa bersalah dengan cara berselingkuh, toh suaminya akan meninggalkannya.

Bosan dengan kehidupan seksual
Pasangan yang sudah bersama sekian lama seringkali mengeluhkan bahwa hubungan seksualnya tidak sehangat dulu lagi, bahkan sudah tak ada lagi hubungan seks. Hal ini bisa mendorong perempuan untuk mencari cara lain untuk memuaskan hasratnya. Kadang wanita berselingkuh karena merasa tidak ada spontanitas dalam hubungannya lagi. Kebosanan seksual bisa jadi salah satu manifestasi dari hal itu. Gairah untuk melakukan hubungan lebih sering dan berbeda tipe bisa membuat wanita muda berselingkuh. Para istri yang usianya masih di awal 20an atau lebih muda bisa mengarah ke perselingkuhan seperti pria, mereka juga ingin seks yang lebih sering, seks yang berbeda, atau penasaran bagaimana rasanya berhubungan seks dengan pria yang bukan suaminya.

Merasa sendiri
Saat seorang merasa bahwa ia dan suaminya tak lagi memiliki ketertarikan yang sama, ia akan mendapati dirinya ke dalam perselingkuhan emosional dengan pria yang memiliki ketertarikan yang sama. Namun, perselingkuhan emosional bisa dengan cepat bergulir ke tingkatan yang lebih tinggi dan menjadi perselingkuhan seksual. Tak sedikit perempuan yang berselingkuh untuk mengisi kekosongan. Menurut Weil, berselingkuh mengangkat perasaan kesendirian dan kekosongan. Ini merupakan sebuah bentuk rasa kelaparan akan sebuah hubungan.

Ingin mengulang masa lalu
Kadang, mantan pacar mengingatkan seorang wanita bagaimana rasanya menjadi seorang yang cantik dan diingini. Karena di masa berpacaran dengan si mantan itu si perempuan merasa muda, seksi, lepas, menarik, dan hidup kembali, si perempuan ingin kembali merasakan semua itu lagi.

Perhatian dan petualangan
Wanita dengan mudahnya bisa merasa disia-siakan, setelah bekerja 24 jam di rumah, mengurus anak, membersihkan rumah, bahkan sebagian bekerja di kantor juga. Perempuan butuh perasaan dihargai dan haus validasi. Mereka pun ingin mencari kesenangan sesekali. Seorang perempuan yang merasa kosong dan hampa dalam pernikahannya adalah seorang mangsa yang empuk bagi tipe "bad boy".

Menurut sebagian psikolog berpendapat, jika Anda mencari alasan-alasan terutama mengapa perempuan berselingkuh, kebanyakan dari alasan itu sebenarnya bisa diatasi dengan seorang suami yang mau meluangkan waktu untuk lebih mencintai, perhatian, mengasihi, dan kooperatif. Seorang perempuan yang bahagia dalam hubungan pernikahannya tidak akan berselingkuh.

Sumber : female.kompas.com

3 Cara Mengukur Kebahagiaan Hubungan


Sejumlah aktivitas bisa Anda rancang bersama pasangan untuk mengetes hubungan. Anda bisa mengukur sejauhmana hubungan berpasangan tersebut sehat, bahagia, atau tahan lama.

1. Lakukan perjalanan bersama
Melakukan perjalanan bersama pasangan membantu Anda mengetes hubungan. Saat melakukan perjalanan selama beberapa jam berdua, Anda dan pasangan memiliki waktu luang yang panjang. Jika Anda bisa menikmati waktu bersama pasangan, ini pertanda baik. Anda bisa saling memahami, atau sebaliknya, tak menyenangi pasangan dari perjalanan ini. Pilihan musik untuk menemani perjalanan menjadi alat ukurnya. Bisa atau tidaknya Anda atau pasangan saling berkompromi dengan pilihan musik masing-masing, menjadi alat ukurnya. Saat berkendara, kekompakan Anda dan pasangan juga bisa dinilai dari cara menunjukkan arah menuju destinasi yang sudah dipilih. Berbagai keputusan yang dibuat saat melakukan perjalanan juga bisa menjadi ukuran sejauhmana kekompakan pasangan dan kebahagiaan hubungan.

2. Lakukan permainan 20 pertanyaan
Ambil 20 potongan kertas, dua pulpen, dan mangkuk atau topi. Anda dan pasangan, masing-masing menuliskan 10 pertanyaan yang ingin diketahui dari satu sama lain. Pertanyaan yang diajukan terkait soal nilai yang dianut, misalnya pendapatnya tentang perselingkuhan, termasuk soal rencana pasangan ke depan. Contohnya, apakah pasangan punya rencana tinggal di kota atau negara lain.
Pertanyaan seputar nilai, rencana, dan pribadi masing-masing ini kemudian dimasukkan ke dalam topi atau mangkuk. Secara bergantian, Anda dan pasangan mengambil satu per satu pertanyaan tersebut. Bacakan isi pertanyaan dari kertas yang diambil tersebut. Baik Anda dan pasangan perlu menjawab dari setiap pertanyaan yang diajukan. Melalui permainan ini, Anda dan pasangan bisa saling memahami karakter satu sama lain.

3. Kenali masalah pasangan melalui hubungan seks
Nah, bagi pasangan menikah, Anda bisa mengetes kebahagiaan atau sejauhmana hubungan masih sehat dari hubungan seks. Bagaimanapun seks memengaruhi kualitas hubungan. Anda dan pasangan akan merasa lebih mesra melalui hubungan seks yang bergairah. Bicara soal seks tak hanya mengenai praktiknya. Anda dan pasangan juga perlu membicarakannya. Saat hubungan seks mulai terasa hambar, kenali masalahnya, cari sebabnya, dan temukan solusinya bersama. Anda dan suami perlu terbuka membicarakan seks agar hubungan pernikahan lebih bahagia.

Sumber female.kompas.com

Selasa, 05 April 2011

Punya Pacar, Tak Perlu Jadi Orang Lain


Dunia kencan bisa penuh dengan intrik dan kebohongan, semata untuk menunjukkan diri yang terbaik. Tapi, tidak berarti Anda menjadi seseorang dengan kepribadian berbeda.

Dunia kencan bahkan bisa menjadikan seseorang yang paling percaya diri untuk menyembunyikan siapa diri sebenarnya. Mereka berpikir, sikapnya akan membantu mereka menemukan atau sukses menjalin hubungan dengan seseorang.

Tidak ada yang bisa menggantikan Anda dengan kepribadian sebenarnya. Jadi, tak perlu mengubah kepribadian agar sesuai dengan apa yang Anda pikir akan diinginkan si dia. Sebaliknya, tetap setia kepada kepribadian Anda yang mengagumkan.

Simak empat poin untuk membuat Anda nyaman menjadi diri sendiri selama menjalin hubungan dengan kekasih, seperti dilansir dari Sheknows.

Rasa nyaman

Rasa tidak nyaman—tentang ukuran pinggang, jabatan, keuangan, wajah, dan sebagainya.  Dapat menghambat dan membuat Anda merasa harus berpura-pura menjadi seseorang yang bukan Anda. Jika ingin hubungan berjalan harmonis, Anda harus membungkam suara-suara negatif di dalam pikiran.

Jadilah diri sendiri, dan jangan khawatir tentang apa yang dia pikirkan dan apakah ia akan bertahan dengan Anda. Jika dia tidak menyukai Anda sebagaimana adanya, berarti dia tidak layak untuk Anda.

Berani bicara

Anda bungkam soal hobi, apa yang tidak Anda suka, keyakinan, dan pendapat hanya karena Anda ingin mengambil jalan aman dan tidak ingin berbeda dari si dia. Sikap pura-pura Anda hanya akan memancing perselisihan lebih jauh sepanjang perjalanan asmara, karena semakin lama ia tahu bahwa Anda benci golf, rokok, kehidupan malam, dan film action, misalnya, sebagian hal yang memang ia gemari. Tetap merahasiakan beberapa hal memang baik, tetapi mengungkapkan pendapat sendiri juga sesuatu yang wajar.

Jangan sembunyikan kebiasaan

Apa yang melekat dalam diri Anda adalah apa yang membuat Anda menarik, jadi jangan sembunyikan itu semua hanya karena Anda pikir akan membuat si dia hilang rasa atau menilai Anda orang yang aneh. Aneh adalah hal baik, dan menggemari hobi unik akan membuat Anda lebih menarik dan menyenangkan.

Santai

Berhenti mengkhawatirkan begitu banyak tentang penampilan kekasih Anda (dan orang lain di sekitar Anda), dan nikmatilah setiap episode hubungan. Hidup terlalu singkat untuk menghabiskan begitu banyak waktu dan tenaga untuk menjadi orang lain. Jalani dengan santai dan habiskan lebih banyak waktu untuk nyaman dengan diri Anda.

Sumber : lifestyle.okezone.com

4 Tipe Teman Ini Perlu Dijauhi

Konflik dengan teman/sahabat
Memilih teman ibarat memilih asupan nutrisi yang baik untuk tubuh. Semakin banyak teman positif yang Anda miliki, maka hidup Anda pun semakin tenang dan nyaman. Jadi, berhati-hatilah memilih teman sebelum Anda terkontaminasi sifat negatif yang memperburuk karakter diri.

Kehadiran teman sedianya untuk menciptakan keceriaan dan kehangatan. Tapi apa jadinya ketika teman yang seharusnya menyuntikkan semangat positif dan arena untuk berbagi justru memberikan dampak negatif bagi Anda? Sebelum hal tersebut terjadi, sebaiknya bersikaplah selektif dalam memilih teman.

Berikut ini empat tipe teman yang perlu Anda jauhi, seperti dirilis Sheknows.

Teman yang memberi pengaruh Buruk

Teman-teman yang membantu Anda tumbuh secara positif dan menghindarkan Anda dari ketakutan adalah teman yang patut untuk dijadikan sahabat. Sebaliknya, teman yang selalu mencoba dan mendorong Anda melakukan keputusan yang tidak baik merupakan teman yang perlu dijauhi. Jika Anda selalu menemukan diri dalam keadaan mabuk setiap hari, sementara besok harus beraktivitas kembali, mungkin sudah saatnya untuk berhenti mengenalnya.

Teman yang selalu mengeluh

Teman ini tidak pernah bisa melihat sisi cerah dari sebuah kehidupan. Setiap kali dia bertemu Anda, selalu saja keluhan yang diutarakannya. Baik keluhan tentang pekerjaan, keluarga, kehidupan dan sebagainya. Setiap manusia tentu memiliki liku masalah masing-masing dalam kehidupannya. Sesekali mengutarakan kekesalan atau keluhan atas ujian hidup yang sedang menimpa tidaklah masalah, tetapi jika hal tersebut berlangsung secara konstan dan terus-menerus tentu bakal berimbas negatif pada Anda sendiri. Jadi, berhenti menemuinya atau menerima teleponnya.

Teman yang tidak mau mengalah


Apapun yang Anda lakukan, dia tak pernah ingin mengalah dan selalu berusaha untuk melakukannya lebih dari Anda. Menjalin pertemanan dengan orang seperti itu hanya membuat semangat Anda terkungkung. Persahabatan berarti selalu berbahagia atas keberhasilan orang lain dan tidak mengatakan bahwa Anda-lah yang lebih baik, lebih cepat atau lebih pintar. Jika teman Anda tidak bahagia dengan kesuksesan yang Anda raih, berarti dia bukan teman terbaik.

Teman yang sok tahu

Beberapa orang kerap merasa sok tahu segala hal dan selalu memberitahu kepada Anda bahwa cara dialah yang lebih baik. Jika Anda mengenal teman seperti ini sebaiknya berhati-hatilah. Saran darinya memang bisa sangat membantu, tetapi ketika seseorang tersebut justru membuat Anda seolah-olah tidak tahu segala hal, maka dia bukan tipe teman yang baik. Apalagi dia tidak benar-benar ingin membantu Anda dan hanya merasa bahwa dialah yang lebih cerdas dari Anda.

Sumber : lifestyle.okezone.com

Inilah Cara Mudah Berteman dengan Mantan

Berteman dengan mantan
Apakah Anda merasa canggung untuk menjalin tali silaturahmi dengan mantan pasangan? Cari tahu solusi terbaik untuk Anda, yuk!

Mungkin tidak banyak dari pasangan yang telah mengakhiri hubungan dan kemudian memutuskan untuk menjalin silaturahmi secara baik-baik. Umumnya ketika hubungan tak lagi terpatri, silaturahmi yang terjalin pun turut kandas di jalan. Apalagi saat hubungan yang mereka akhiri tersebut dikarenakan sebuah permasalahan. Apalagi niat untuk bersilaturahmi, jalan untuk berdamai pun mungkin tak ditempuh.

Lantas, haruskah hubungan buruk tersebut berlanjut selamanya? Nah, jika Anda berniat kembali untuk menjalin tali silaturahmi dengan mantan Anda, berikut ini panduannya, seperti dilansir Sheknows.

Beri waktu

Mungkin saat ini Anda belum tergoda untuk mencoba menjalin pertemanan setelah putus cinta dengannya. Tak apa, itu adalah hal yang manusiawi. Untuk jangka pendek ini, sebaiknya Anda memang lebih fokus dan memberi waktu pada diri sendiri. Bahkan jika perpisahan itu memang diakhiri dengan baik-baik, Anda pun masih memungkinkan untuk menyesuaikan diri sebelum mencoba untuk membuat lompatan hubungan kalian ke depannya, misalnya kencan persahabatan.       

Yakinkan diri bahwa Anda ingin melakukannya


Sebelum Anda memutuskan untuk berteman dengan mantan Anda, pikirkan terlebih dahulu mengapa Anda ingin melakukannya. Apakah Anda berharap dia menyadari tentang arti kehilangan dan kemudian memberikan kesempatan untuk menjalin hubungan baru di kesempatan berikutnya? Nah, pastikan Anda ingin melakukannya tanpa tendensi apapun, atau Anda bersiaplah untuk menyapa frustasi dan sakit hati yang lebih.

Beri dia ruang

Jika Anda yang memulai perpisahan itu, tentu Anda tidak bisa berharap bahwa dia dapat berteman biasa seperti dulu dengan Anda. Bahkan, ketika dia bisa menerimanya dengan baik sekalipun dan mengerti mengapa hubungan tersebut tidak bisa berlanjut, dia pun masih memerlukan waktu untuk menjalin transisi hubungan dari kekasih menjadi sahabat.

Ukur situasi

Kadang-kadang menjadi teman setelah putus cinta memang tidak mungkin. Anda perlu melihat situasi ini secara mendalam. Jika dia masih marah atau masih memiliki perasaan untuk Anda, mungkin belum waktunya Anda memutuskan untuk berteman. Atau kalaupun Anda merasa bahwa dia masih kesulitan untuk pergi bersama Anda setelah perpisahan tersebut terjadi, maka berikan dia ruang sementara waktu hingga dia datang sendiri kepada Anda pada waktu yang tepat.

Sumber : lifestyle.okezone.com

Setelah Putus, Haruskah Berhubungan dengan Mantan?

Salah satu aspek paling sulit dalam kencan dan hubungan adalah ranjau etiket. Salah satunya adalah soal apakah Anda akan tetap berhubungan dengan mantan kekasih atau tidak setelah putus cinta.

Ada dua hal penting untuk dipertimbangkan. Pertama, apakah Anda sudah bisa melupakannya? Tanyakan pada diri; apakah Anda sudah bisa menata hati usai kehilangan, melupakan perasaan sedih, dan menerima bahwa semuanya sudah berakhir? Kalau Anda belum bisa menata hati setelah putus, Anda memerlukan ruang sebelum menghubunginya.

Kedua, apa tujuan Anda untuk menghubunginya? Jika Anda berdua bisa menjamin sebuah persahabatan murni dan sederhana, alasan untuk menghubunginya dapat dipahami.

Banyak orang percaya bahwa tanda orang yang baik salah satunya adalah bisa tetap berteman dengan mantan kekasihnya, bahkan setelah diperlakukan tidak baik.

Akibatnya, sering pihak yang memutus cinta mendorong diri diri untuk menghubungi karena membuat rasa bersalah mereka berkurang. Sementara, pihak yang diputus cinta mungkin mendorong diri untuk menerima kontak karena berasumsi bisa membina hubungan kembali bersama mantan.

Sementara, seperti dilansir dari Cupid's Pulse, mereka yang putus secara damai dan saling memahami dapat menerima mengapa hubungan harus berakhir sering membiarkan persahabatannya berkembang secara alami.

Jika motif Anda tidak murni persahabatan atau untuk alasan pekerjaan, evaluasi apa yang Anda lakukan. Karena, rencana yang Anda sembunyikan akan menciptakan harapan bahwa mantan kekasih tidak dapat atau tidak boleh bertemu.

Anda kemungkinan mencari peluapan emosional dan kasih sayang yang tidak sesuai untuk persahabatan, dan Anda mungkin secara tidak sengaja mencoba mengendalikan harapan mereka dengan tidak membiarkannya bangkit.

Jika Anda tetap menghubunginya, Anda bisa mendatangkan malapetaka dalam hidup mereka. Jika Anda masih mencari hal-hal seperti perhatian dari mereka, Anda hanya akan memanfaatkannya.

Sumber : lifestyle.okezone.com

Yang Bikin Putus Cinta Makin Menyakitkan


Setiap orang pasti pernah mengalami putus cinta, entah itu memutuskan atau diputuskan. Bila tidak, Anda mungkin belum mengalami proses membina hubungan yang utuh. Merasakan sakit ketika diputuskan menjadi bagian dari pendewasaan diri, sehingga memberi Anda peluang untuk belajar dari kesalahan dan memperbaiki diri.

Sayangnya, banyak orang enggan melewati proses ini. Mereka berusaha keras untuk menghindari rasa sakit dengan berbagai cara. Misalnya dengan shopping, traveling ke luar negeri, makan sepuasnya, mencari pacar baru, atau bahkan mengadopsi anak. Padahal, cara-cara ini belum tentu berhasil membuat Anda menghindar dari sakit hati. Bahkan, mungkin akan terasa lebih menyakitkan. Anda ingin tahu apa saja yang membuat putus cinta lebih menyakitkan?

Terlalu cepat mendapat pacar baru
Ketika mantan pacar memperlakukan Anda dengan begitu buruk, seperti dengan mudahnya memberi label pada diri Anda, atau tak pernah memperhatikan keinginan Anda, berpisah darinya terkesan merupakan jalan terbaik. Ketika putus, Anda berniat ingin segera mencari kekasih baru supaya bisa melupakannya. Anda berhasil menemukan pria yang baik, dan menikmati setiap kencan yang Anda lakukan. Tetapi, kenapa ya, belakangan Anda jadi susah tidur dan lebih sering memikirkan si mantan? Ini bukan bagian dari rencana Anda!

Ternyata, penyebabnya karena membawa sosok pria yang baru dalam hidup Anda justru akan menekankan fakta bahwa si mantan baru saja pergi dari kehidupan Anda. Fakta bahwa Anda memaksa diri untuk melupakannya dengan berkencan bersama pria lain. Kalau Anda berhasil menemukan pria yang sempurna, mungkin tak jadi masalah. Tetapi Anda akan lebih sering berganti-ganti pasangan karena berbagai pria yang Anda jumpai ternyata masih memiliki berbagai kekurangan. Dan, semua ini Anda lakukan hanya supaya dapat mengisi kekosongan hati atau pikiran Anda. Ketika Anda mulai sadar dengan segala pencarian Anda tersebut, yang akan terasa hanya kehampaan. Sebab, Anda sebenarnya belum siap melupakan si mantan. Satu-satunya orang yang perlu Anda kencani adalah diri Anda sendiri, untuk mengenali bagaimana perasaan Anda yang sebenarnya.

Mencoba melakukan pembicaraan terakhir
Kalau Anda menjadi pihak yang memutuskan hubungan, mungkin Anda tidak membutuhkan pembicaraan terakhir mengenai hubungan Anda. Tetapi bila Anda yang diputuskan, satu-satunya penutupan yang Anda butuhkan adalah kenyataan bahwa: ia tak mau lagi bersama Anda. Atau, ia sudah tak cinta pada Anda. Titik. Tak perlu lagi membombardirnya dengan SMS, e-mail, atau telepon, untuk menanyakan apa yang salah dengan hubungan Anda. Jika Anda merasa tidak melakukan sesuatu yang salah, mungkin memang Anda tidak ditakdirkan untuk bersama. 
Berkeras mendapatkan jawaban dari mantan hanya akan menyebabkan dua penderitaan buat Anda:

1. Mungkin ia akan mengatakan bahwa sesuatu yang Anda lakukan telah mengganggunya, dan Anda meyakini bahwa hal tersebut adalah ketidaksempurnaan Anda. Padahal, sikap atau sifat Anda saja yang mungkin tidak cocok untuk pria seperti dirinya. Lebih kacau lagi bila Anda berpegang pada pendapat si mantan mengenai kepribadian Anda ketika Anda mencoba membangun relasi yang baru dengan pria lain.

2. Anda akan menjadi sangat kesal dan marah, sehingga membuat Anda meneror si mantan dengan telepon, SMS, dan e-mail, hanya untuk mendebatnya. Percaya tidak, hal itu hanya membuat Anda menjadi terkesan desperate.

Menyimpan bukti atau kenangan bersamanya
Ketika merasa tidak terima ketika diputuskan, perempuan sering berusaha mencari tahu alasan sebenarnya dengan mengintai status si mantan di Facebook atau Twitter. Anda berusaha mencari tahu apa yang sedang dilakukannya, siapa yang dikencaninya sekarang, atau bagaimana ia menghabiskan waktunya. Anda ingin memastikan bahwa si mantan masih ada. Sampai di sini, Anda masih aman, sebelum akhirnya akan mengalami kekecewaan yang luar biasa karena ia mengubah profilnya dengan "in relationship".

Sebelum Anda semakin sulit melupakannya, segeralah menghapus account-nya dari Facebook Anda, SMS-SMS mesra yang pernah ia kirimkan pada Anda, bahkan nomor ponselnya. Tindakan ini akan sangat menyakitkan pada awalnya, tetapi akan memudahkan Anda untuk membebaskan diri darinya. Hapus dirinya dari kehidupan Anda (bila ia memang tidak layak dipertahankan), agar Anda mampu melanjutkan kehidupan Anda.

Yang perlu Anda ketahui, putus cinta memang menyakitkan, dan Anda harus merasakan rasa sakit tersebut. Puaskan diri untuk melamun, menangis, atau tidak tidur semalaman. Seperti juga saat Anda mati-matian berolahraga untuk menurunkan berat badan, Anda harus merasakan sakitnya untuk menjadi lebih kuat. Percayalah, lambat laun rasa sakit itu akan memudar, dan akhirnya menghilang.

Sumber : female.kompas.com

Jumat, 01 April 2011

Sperma Nol Ternyata Bisa Hasilkan Anak

Ilustrasi
Seorang bayi perempuan dari hasil proses pembuahan oleh sperma nol seorang ayah lahir dengan cara caesar di Melinda Hospital, Kota Bandung, Jumat (1/4/2011).

"Bayi tabung ini istimewa karena pembuahannya cukup rumit karena ayah bayi itu mengalami kelainan `sperma nol` sehingga sperma diambil dari testis," kata Direktur Melinda Hospital Susan Melinda di Bandung, Jumat.

Menurut Susan, bayi perempuan itu lahir dalam kondisi normal dengan panjang 45 sentimeter dan berat 2,5 kilogram.

"Kelahiran bayi tabung mungkin sudah tidak asing lagi, namun ini dari kasus nonsperma atau azoospermia non-obstruksi," kata Susan.

Susan enggan menyebutkan nama dan alamat orangtua bayi perempuan itu. Dia hanya menyebutkan, program bayi tabung itu dilakukan setelah selama delapan tahun pasangan itu belum juga dikaruniai anak.

Tim dokter yang menangani proses bayi tabung itu adalah Dr Susan Melinda, dr Yulius, dr Tita, dr Rini, dan dr A Rontigor Sihombing.

Susan menerangkan, proses bayi tabung dengan suami sperma nol itu dilakukan sekitar 10 bulan lalu. Karena mengalami sperma nol, maka diputuskan operasi untuk mendapatkan sperma dari testis dengan melibatkan spesialis eurologi.

"Setelah operasi diperoleh beberapa ekor sperma, kemudian dibekukan, dan selanjutnya disuntikkan ke dalam indung telur, dan akhirnya satu berhasil melakukan pembuahan," kata Susan.

Menurut dia, penyebab nol sperma karena ada sumbatan atau kelainan produksi hormon sperma.

"Proses bayi tabung dengan kasus sperma nol ini cukup rumit, tingkat keberhasilannya hanya 10 persen, dan syukur kami akhirnya bisa melakukannya hingga akhirnya bayi itu lahir pada Jumat pagi tadi," kata dokter spesialis kandungan itu.

Kelahiran bayi istimewa tersebut disambut sukacita oleh orangtua bayi perempuan itu serta seluruh tim bayi tabung Melinda Hospital yang lebih dari sembilan bulan memantau perkembangan ibu dan bayi itu.

Kelahiran bayi itu, menurut Susan, memberikan harapan kepada pasangan suami-istri yang belum memiliki momongan untuk mendapatkan anak melalui proses itu.

"Keberhasilan program bayi tabung dengan sperma nol atau azoospermia non-obstruksi itu membuktikan, meski sperma minim tetap bisa mendapatkan momongan. Diharapkan hal ini memberikan pencerahan dan semangat baru bagi pasangan suami-istri yang bermasalah dengan proses reproduksinya," katanya.

Sumber : health.kompas.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates