Rabu, 13 April 2011

2,6 Juta Bayi Meninggal Saat Lahir

Ilustrasi
Sebanyak 2,6 juta bayi meninggal saat dilahirkan setiap tahun. Hal itu menimbulkan kesedihan sangat besar pada banyak pasangan karena peristiwa itu seringkali bisa dihindari melalui perawatan medis, kata laporan The Lancet, Kamis (14/4).

Sebanyak 98 persen dari 7.000 bayi meninggal saat dilahirkan setiap hari di negara berkembang, kata The Lancet di dalam serangkaian laporan. Jumlah sesungguhnya diduga lebih banyak lagi sebab perkiraan tersebut dilandasi atas definisi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyatakan bayi meninggal saat dilahirkan, berbeda dengan keguguran, setelah 28 pekan usia kehamilan.

Namun kebanyakan negara kaya menghitung bayi yang meninggal saat dilahirkan dengan masa 22 pekan kehamilan. Kalau definisi itu mau digunakan, "jumlah seluruh bayi yang meninggal saat dilahirkan bisa jadi 45 persen lebih tinggi", kata The Lancet.

Finlandia, dengan dua bayi yang meninggal saat dilahirkan per 1.000 kelahiran, memiliki angka kematian paling rendah di dunia, sedangkan Nigeria dan Pakistan, dengan lebih dari 40 per 1.000, merupakan yang paling tinggi. Rata-rata separuh bayi meninggal saat dilahirkan secara global sebagai akibat dari komplikasi selama kelahiran, risiko yang secara nyata telah dihilangkan di negara yang berpenghasilan tinggi.

Sumber : internasional.kompas.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates